CARI LEWAT GOOGLE

SUARA HATI INSAN CATUR

Sudah Lama Belajar Catur Pakai komputer, Kok Masih Sering Kalah Main Catur?

Banyak teman-teman (dan saya sendiri juga) merasa sudah lama belajar catur dibantu komputer, tapi kok tidak pernah juara atau sering kalah. Dengan si Fulan yang tidak punya komputer dan hanya latihan di warung saja kok masih sering kalah. Serasa kok lambat sekali kemajuannya. Dan lain-lain keluhan-keluhan senada.

Setelah merenung lama dan berdiskusi dengan teman-teman master, saya menyimpulkan penyebabnya adalah:

1.Kemampuan kalkulasi masih lemah (akurasi, kedalaman, keluasan, kecepatan). Sehingga sering melakukan blunder (salah sendiri) / salah hitung atau tidak mampu melihat rencana lawan yang tersembunyi. Yang harus dilakukan : PERBAIKI KEMAMPUAN KALKULASI !!


2.Konsentrasi tidak stabil. Kadang bagus, kadang tidak. Harus diakui bahwa konsentrasi sangat vital dalam catur. Pecatur tidak boleh lengah meski hanya 1-2 langkah. Sekali salah, seringkali berakibat fatal. Konsentrasi sangat dipengaruhi oleh faktor fisik dan mental. Fisik di sini berarti pecatur tidak boleh sakit, lelah, lapar, ngantuk. Mental berarti tidak minder (lawan GM atau yang lebih kuat) dan tidak meremehkan. Sudah teramat sering saya pribadi melihat sendiri hal-hal semacam ini dalam setiap turnamen. Yang harus dilakukan : TINGKATKAN KONSENTRASI, JAGA KESEHATAN, ISTIRAHAT YANG CUKUP, JAGA MAKANAN, JAGA PIKIRAN DARI MASALAH HIDUP SEHARI-HARI.

3.Perbendaharaan hapalan sangat kurang. Mungkin disebabkan karena kurangnya 'jam terbang' atau 'ilmu caturnya' masih sangat kurang. Hapalan di sini meliputi : opening, ending, tema/pola taktik, tema/pola posisional. Kurangnya hapalan sangat memakan waktu, karena hampir setiap langkah pecatur harus melakukan kalkulasi langkah. Semakin sering meng-kalkulasi, resiko blunder juga semakin besar. Pecatur yang punya 'jam terbang' tinggi secara tidak sadar telah banyak menyerap tema-tema/pola-pola hapalan dan 'kepingan posisi' yang sering terjadi berulang. Yang harus dilakukan : PERBANYAK HAPALAN (OPENING, ENDING, TEMA/POLA/KEPINGAN TAKTIK, TEMA/POLA/ KEPINGAN POSISI)

4.Kemampuan menilai posisi masih lemah. Sehingga pecatur sering salah tafsir dan salah rencana dalam mengatur strategi permainan. Posisi kalah dianggap menang, begitupun sebaliknya. Menganggap teori catur berlaku umum dan tidak ada perkecualian. Misal dalam keadaan normal, sepasang gajah dianggap lebih kuat daripada kuda. Tapi dalam posisi khusus, bisa terjadi sebaliknya, dan seterusnya. Yang sebaiknya dilakukan PERBAIKI KEMAMPUAN MENILAI POSISI.

5.Metode belajar catur pakai komputernya tidak efektif. Yang dilakukan mungkin hanya melihat-lihat partai saja. Atau mungkin untuk sparring saja. Banyak fitur-fitur canggih program catur tidak digunakan dengan maksimal karena kurangnya pengetahuan. Yang sebaiknya dilakukan adalah BELAJAR MENGOPERASIKAN KOMPUTER CATUR DENGAN EFEKTIF DAN EFISIEN !.

Ayo teman-teman kita tingkatkan lagi kemampuan catur kita... Nanti kalo ketemu saya di turnamen hati-hati lho ya!?

Bagaimana teman-teman ahli catur, ada yang ingin menambahkan atau punya pendapat lain? Terima kasih.

GENS UNA SUMUS.

 
  • ©Blog Komputer Catur 2007-2017, allright reserved.