CARI LEWAT GOOGLE

SUARA HATI INSAN CATUR

Bagaimana Memenangkan Partai Jika Posisi Sudah Unggul, Mencegah Kekalahan Di Posisi Unggul

Menurut pengalaman dan pengamatan saya selama menjadi pecatur, saya cukup sering melihat (bahkan pernah mengalami sendiri) seorang pemain catur dalam pertandingan yang sebenarnya sudah unggul mutlak kok bisa berbalik menjadi kalah. Ada apa gerangan? Apa ada 'sindrom unggul'? Kalo dipikir memang pecatur (apalagi yang kurang berpengalaman) cenderung meremehkan posisi (dan langkah lawan) jika sedang dalam posisi unggul. Mereka ini cenderung 'mengurangi konsentrasi' secara tidak sadar. Patut dicatat bahwa pecatur yang terdesak atau kalah posisi/materi, cenderung berusaha keras untuk 'bertahan hidup' dan ngotot agar tidak mudah dikalahkan. Pihak yang nggak enak posisinya ini, umumnya berharap dapat menemukan langkah-langkah bagus yang dapat menyelamatkan posisinya. Mereka juga umumnya memperkuat konsentrasi (juga secara tidak sadar), dan berharap pihak yang unggul ini lengah dan membuat blunder (kenyataan ini memang cukup sering terjadi).

Dalam posting hari ini, saya akan sharingkan tip dan trik agar jika kita berada dalam posisi unggul, tidak kehilangan kesempatan emas ini dan benar-benar dapat memetik kemenangan. Semoga dengan tip di bawah ini, kita dapat memperkecil hasil menjadi remis (apalagi kalah) pada posisi yang jelas-jelas sudah unggul. Yang saya maksudkan di sini adalah posisi yang unggul sekali, bukan menurut anggapan/perasaan kita unggul.

Berikut saya sarikan dari berbagai sumber (utamanya dari instruktur catur yang saya kagumi Dan Heisman) tentang materi yang kita bahas hari ini :

1.Pikirkan pertahanan pertama kali atau prioritaskan pertahanan lebih dulu.

Bermain dengan memprioritaskan pertahanan bukan berarti kita bermain pasif. Jika kita sudah unggul mutlak (apalagi materi) usahakan untuk menutup semua jalur serangan balik dari lawan. Jangan mau melakukan jual beli pukulan kalo sudah unggul. Kalo perlu tarik buah (perwira) ke belakang untuk memperkuat pertahanan dan meniadakan (atau memperkecil) lawan melakukan serangan balasan yang berbahaya. Bisa menyerang, jika kita sudah mendominasi tempo, ruang gerak dan jika lawan tidak ada peluang counter yang berarti.

3.Maksimalkan pengerahan semua perwira di atas papan

Segera kerahkan buah-buah catur perwira untuk terjun ke medan pertempuran. Manfaatkan kelebihan materi kita untuk melakukan pengeroyokan. Dengan jumlah buah catur aktif yang lebih banyak, tentunya peluang kita untuk menang tempur menjadi lebih besar.

4.Hindari partai menjadi komplikasi, sederhanakan permainan.

Antisipasi peluang lawan membuat langkah-langkah berani yang membuat partai menjadi liar dan penuh komplikasi. Paling mudah dan bijak mungkin menyederhanakan buah catur menuju ending yang sudah pasti menang. Ya pakai sistem daganglah... Semakin sedikit buah catur yang dimiliki lawan, tentu serangan balik menjadi semakin kecil pula bukan?.

5.Hindari krisis waktu

Kalo sudah krisis waktu, dikhawatirkan blunder seringkali terjadi. Usahakan jangan sampai mengalami krisis waktu, karena resiko menang menjadi semakin kecil. Atur waktu sebaik mungkin. Kondisi krisis waktu ini relatif. Umumnya jika waktu yang tersisa sudah di bawah 5 menit, akan dianggap krisis. Tetapi bagi pecatur yang tidak terbiasa menggunakan jam catur, waktu tersisa 15 menit mungkin sudah dianggap krisis.

6.Jangan meremehkan

Pecatur yang sedang unggul, cenderung untuk meremehkan. Semakin unggul kok konsentrasi semakin kendor ya? Mestinya dibalik saja ya. Jika sudah unggul, tingkatkan konsentrasi (kalo perlu lipatgandakan konsentrasi) karena memang terbukti ada 'sindrom unggul' di sini.

Referensi lain yang bisa dibaca tentang materi kita kali ini antara lain bisa kunjungi di link :
http://www.chesscafe.com/text/heisman13.pdf

Ada yang mau menambahkan, kawan-kawan?

GENS UNA SUMUS.

 
  • ©Blog Komputer Catur 2007-2017, allright reserved.