CARI LEWAT GOOGLE

SUARA HATI INSAN CATUR

Chess Opinions, Mencermati Perkembangan Para Pecatur Yunior Harapan Masa Depan Indonesia

Beberapa kali tercatat dalam sejarah para pecatur yunior Indonesia berhasil menorehkan tinta emasnya di dunia catur. Sebutlah dulu ada adik Billah (Saat ini bergelar MN, Master Nasional) asal Jawa Timur (kota Jember). Kemudian ada Irwin Irnandi asal Madura (sekarang bergelar MF) yang pernah menjadi Juara Dunia Yunior. Sampai yang terbaru Aston Taminsyah yang menjuarai pada kelompok umurnya. Hanya saja sayangnya dari sekian banyak pecatur berbakat tersebut hanya GM Susanto Megaranto, MI Taufik Halay, MIW Irene Kharisma Sukandar yang sampai saat ini masih bersinar. Utamanya ketika beranjak dewasa dan masuk ke kelompok SENIOR, mereka tidak mampu berbuat banyak di PERCATURAN TINGKAT DUNIA. Sedang yunior-yunior lainnya seperti tenggelam dalam lembah yang penuh misteri. Ada ada ya gerangan? Mari kita selidiki bersama-sama.

Di sektor wanita kita dulu mempunyai MIW Maria Ratna Lucia Sulistya asal Surabaya-JATIM (yang saat ini hijrah dan bekerja ke Amerika Serikat. Ada yang tahu khabar terakhir Maria Lucia?). Saat ini kita mempunyai MIW Irene Kharisma Sukandar (yang rencana mau dikirim ke kejuaraan tingkat dunia untuk mencari gelar GMW yang diharapkan akan menjadi Grandmaster wanita pertama Indonesia. Semoga Sukses ya!).

Kalo melihat para pecatur yunior China yang saat ini berkembang pesat, kita pantas iri karenanya. Saat ini negara China memiliki banyak sekali bibit-bibit muda (yunior) yang memiliki kualitas permainan kelas dunia. Dan saat ini banyak menjadi grandmaster top dunia seperti GM Wang Yue, GM Bu Xiangzhi, GM Zhang Pengxiang, GM Wang Hao, GM Ni Hua, dan lain-lainnya. Mungkin kalau melihat China, kita masih jauh ya. Coba kita lihat negara tetangga kita Phillippina. Negara ini sekarang mempunyai Grandmaster berbakat (bahkan saat ini dianggap yang termuda) yaitu GM So Wesley.

Menurut pendapat saya pribadi (kalo ada yang tidak tepat atau kurang setuju silakan beri komentar di bawah ya) penyebab para yunior kita tidak bisa berkembang :

1.Sebenarnya ada juga para yunior kita yang berkembang, contohnya ya GM Susanto Megaranto, MI Taufik Halay, MIW Irene Kharisma Sukandar, dan lain-lain. Tapi sebagian besar berada di pusat catur Indonesia (DKI/Jabar). Sedang yang di daerah lain sampai saat ini belum mampu berbicara di tingkat internasional. Contohnya ketika pecatur-pecatur terbaik kita dikirim pada Kejuaraan Dunia di Antalya, Turki mereka gagal total. Atau yang terbaru di Aerofolt Open 2008 di Rusia. Tidak satupun dari ketiga yunior wanita yang masuk 3 besar.

2.TIDAK ADANYA PELATIH CATUR BERKUALITAS DUNIA yang melatih adik-adik kita di daerah-daerah. Hanya di DKI/Jabar, para yunior dilatih oleh pelatih catur papan atas Indonesia, di sekolah catur ENERPAC dan Sekolah Catur Utut Adianto. Di daerah-daerah hanya dilatih oleh para master-master yang domisilinya terdekat yang kualitasnya masih kurang. Memang kita maklum bahwa kebijakan Percasi kalo tidak salah menyerahkan peningkatan/pendidikan LANGSUNG kemampuan para pecatur ke sekolah-sekolah catur dan klub-klub catur di daerah-daerah. SOLUSI : DATANGKAN PELATIH TOP LUAR NEGERI UNTUK MEMOLES PECATUR-PECATUR YUNIOR KITA (utamanya yang dijadikan JAGO untuk ikut ke luar negeri). UNTUK DI DAERAH-DAERAH para master-master pelatih harus PRO-AKTIF/AGRESIF MENGUPGRADE KEMAMPUANNYA DENGAN BELAJAR KE PECATUR MASTER (PELATIH) YANG LEBIH PANDAI.

3.PENGGUNAAN TEKNOLOGI (KOMPUTER) yang belum optimal untuk BELAJAR CATUR. Mungkin saja komputer belum dimanfaatkan secara maksimal oleh para pelatih untuk meningkatkan kemampuan anak didiknya. Mungkin para pelatih BELUM MEMILIKI KEMAMPUAN TEKNIS dalam menggunakan KOMPUTER UNTUK CATUR. Sedang di negara-negara lain mereka sudah sangat terbiasa dengan teknologi digital. SEHINGGA UJUNG-UJUNGNYA kita tidak mampu bersaing dengan lawan-lawannya. Mau tidak mau harus diakui bahwa KOMPUTER DAPAT MEMPERCEPAT PROSES PEMBELAJARAN CATUR. SOLUSI : WAJIBKAN PENGGUNAAN KOMPUTER UNTUK BELAJAR CATUR. DAN PARA PELATIH HENDAKNYA CEPAT BELAJAR MENGGUNAKAN KOMPUTER UNTUK BELAJAR CATUR YANG EFEKTIF DAN EFISIEN.

4.KURANGNYA MENGIKUTI TURNAMEN-TURNAMEN BESAR DI LUAR NEGERI. Para pecatur yunior kita jarang ikut turnamen di luar negeri (utamanya yang OPEN). Hanya turnamen resmi saja yang diikuti. Tentu kita maklum bahwa PERCASI HANYA MENGIRIMKAN (dan membiayai) TURNAMEN RESMI saja. Karena jarak yang jauh (dan biaya tidak sedikit) para orang tua tentu berpikir 10x untuk mengirimkan anaknya ikut turnamen catur ke luar negeri. SOLUSI : KALO ADA DANA, IKUTKAN ADIK-ADIK KITA UNTUK IKUT TURNAMEN CATUR DI LUAR NEGERI. Untuk awalnya, nggak usah jauh-jauh. Ikut di Malaysia, Singapura, Phillippine, Vietnam saja dulu.

5.PERSAINGAN YANG KURANG KETAT DI KELOMPOK YUNIOR. Kalo melihat di negara China, kompetisi para yunior di sana diikuti oleh ribuan pecatur dengan persaingan yang sangat sengit. Sehingga tidak heran kalo yang lolos tentu yang hebat-hebat. Di Indonesia persaingan pecatur yunior hanya didominasi oleh daerah-daerah (Pengprov) dimana di daerah tersebut bercokol pecatur-pecatur (pelatih) papan atas Indonesia. Sebut DKI, Jawa Barat atau yang saat ini bersinar KALTIM. SOLUSI : JARING SEBANYAK-BANYAK PECATUR YUNIOR BERBAKAT DI DAERAH-DAERAH UNTUK NANTINYA DIKARANTINA DAN DIJADIKAN PECATUR ANDALAN.

Berikut bisa kita lihat permainan para pecatur yunior kita yang berjasa mengharumkan nama Indonesia di kancah percaturan dunia. Dari partai di bawah ini, terlihat bahwa bakat adik-adik kita ini dalam bermain catur sebenarnya tidak kalah jauh dibandingkan dengan negara-negara lain.

Berikut saya tampilkan pecatur yunior kita dulu BILLAH (asal Jember-JATIM) yang ikut turnamen kejuaraan yunior dunia kelompok umur 20 tahun. Ketika itu Billah mampu mengalahkan pecatur yang saat ini bergelar Grandmaster yaitu GM Atanas Kolev.

Billah - Kolev,Atanas [B73]
Wch U20 Kiljava (6), 09.08.1984
1.e4 c5 2.Nf3 d6 3.d4 cxd4 4.Nxd4 Nf6 5.Nc3 g6 6.Be3 Bg7 7.Be2 0-0 8.0-0 Nc6 9.Kh1 d5 10.Nxc6 bxc6 11.e5 Nd7 12.f4 e6 13.Na4 Qa5 14.c3 Re8 15.b4 Qd8 16.Nc5 f6 17.Nxd7 Bxd7 18.Bd4 fxe5 19.Bxe5 Bf8 20.Bd3 Qh4 21.Rf3 Bg7 22.Qe2 c5 23.bxc5 Rac8 24.Bd4 Qh5 25.Bb5 Bc6 26.Re1 Qf5 27.a4 Qf7 28.g3 Qd7 29.Re3 Bxd4 30.cxd4 Kf7 31.Rb3 Re7 32.Reb1 Qc7 33.Kg2 Rf8 34.Bxc6 Qxc6 35.Qb5 Rc8 36.a5 Qxb5 37.Rxb5 Rc6 38.Kf3 Ra6 39.Kg4 h6 40.h4 Kf6 41.Kf3 Kf7 42.g4 Ke8 43.Rb8+ Kf7 44.R1b5 Rc7 45.Ke3 Kg7 46.Kd3 Rf7 47.R8b7 Rxb7 48.Rxb7+ Kf6 49.Rb5 h5 50.gxh5 gxh5 51.Kc3 Kf5 52.Kb4 Kxf4 53.Rb7 e5 54.Kb5 Rg6 55.c6 Rg1 56.dxe5 Kxe5 57.Rxa7 Rb1+ 58.Kc5 Rc1+ 59.Kb6 Rb1+ 60.Kc7 d4 61.Rb7 Ra1 62.Rb5+ Ke4 63.Kb7 d3 64.c7 d2 65.c8Q 1-0

Di bawah ini partai adik kita MF Irwin Irnandi ketika ikut di turnamen yunior Asia di Vietnam tahun 1999 lalu...

Irnandi,Irwin (2235) - Hossain,Enamul (2325) [B33]
Asian Jr Champs Vung Tau VIE (5), 17.09.1999
1.e4 c5 2.Nf3 Nc6 3.d4 cxd4 4.Nxd4 Nf6 5.Nc3 e5 6.Nb3 Bb4 7.Bc4 Nxe4 8.Bxf7+ Kxf7 9.Qd5+ Kf8 10.Qxe4 d5 11.Qf3+ Kg8 12.0-0 Be6 13.Rd1 Bxc3 14.bxc3 Qe7 15.Be3 h6 16.Nc5 Rd8 17.Nxe6 Qxe6 18.Rab1 Rd7 19.Rb5 d4 20.cxd4 exd4 21.Bd2 Kh7 22.Re1 Qg6 23.Qh3 Rhd8 24.Re6 Qxc2 25.Rxh6+ Kg8 26.Rh8+ Kf7 27.Qf3+ Ke7 28.Bg5+ Kd6 29.Qf4+ Ke6 30.Qg4+ Kd6 31.Bf4+ Ne5 32.Rxe5 Kc6 33.Qe6+ Rd6 34.Qxd6+ 1-0

Ini partainya Andrean...

Baranyuk,Sergiy - Susilodinata,Andrean [B10]
WCh U10 Boys Oropesa del Mar ESP (11), 05.11.1999
1.e4 c6 2.d3 d5 3.Nd2 e6 4.Ngf3 Nd7 5.g3 Bc5 6.Bg2 Ne7 7.0-0 0-0 8.Re1 dxe4 9.Nxe4 Bb6 10.h4 Nd5 11.Bh3 N7f6 12.Qe2 h6 13.Nh2 e5 14.Bxc8 Rxc8 15.Nxf6+ Qxf6 16.Ng4 Qg6 17.h5 Qf5 18.Bxh6 Qxh5 19.c4 f5 20.cxd5 fxg4 21.Be3 Ba5 22.Bd2 Bxd2 23.Qxd2 cxd5 24.Qa5 Qf7 25.Qxa7 d4 26.Re2 Qf3 27.Rae1 Rf6 0-1

Berikut partai MI Taufik Halay ketika ikut di kejuaraan dunia catur yunior kelompok umur 12 tahun...

Mamedov,Rauf - Halay,Taufik [B79]
WCh U12 Boys Oropesa del Mar ESP (11), 05.11.1999
1.e4 c5 2.Nf3 d6 3.d4 cxd4 4.Nxd4 Nf6 5.Nc3 g6 6.Be3 Bg7 7.f3 0-0 8.Qd2 Nc6 9.0-0-0 Bd7 10.Bc4 Qa5 11.h4 Rfc8 12.Bb3 Ne5 13.Kb1 Nc4 14.Bxc4 Rxc4 15.Nb3 Qd8 16.Bh6 Bxh6 17.Qxh6 Rxc3 18.bxc3 Rc8 19.h5 Nxh5 20.g4 Nf6 21.Qd2 Qf8 22.e5 Ne8 23.Rh2 Qg7 24.Rdh1 Qxe5 25.Rxh7 Qxc3 26.Rh8+ Qxh8 27.Rxh8+ Kxh8 28.Qf4 Kg7 29.Qe3 e5 30.f4 f6 31.g5 Bf5 32.Nd4 exd4 33.Qe7+ Kg8 34.gxf6 Nxf6 35.Qxf6 Rxc2 36.Ka1 d3 37.Qe7 Re2 38.Qd8+ Kf7 39.Qc7+ Re7 40.Qc4+ Kf8 41.Qd4 Kf7 42.Qd5+ Ke8 43.Qb5+ Kd8 44.Qb4 b6 45.a4 Rc7 46.a5 Rc1+ 47.Ka2 d2 48.Qxd6+ Kc8 49.Qf8+ Kb7 50.a6+ Kxa6 51.Qa3+ Kb7 52.Qe7+ Rc7 53.Qe2 Rd7 54.Qd1 Bg4 55.Qh1+ Ka6 56.Qf1+ b5 57.Qg2 Rd6 58.f5 d1Q 0-1

Di bawah ini contoh partai adik kita CM Aston Taminsyah ketika ikut di turnamen catur Malaysia Open 2007 lalu...

Taminsyah,A (1743) - Masters,Christopher [E99]
Dato Arthur Tan Malaysian Op Kuala Lumpur MAS (8), 24.08.2007
1.d4 Nf6 2.c4 g6 3.Nc3 Bg7 4.e4 d6 5.Nf3 0-0 6.Be2 Nc6 7.0-0 e5 8.d5 Ne7 9.Ne1 Nd7 10.Be3 f5 11.f3 Nf6 12.b4 Nh5 13.c5 Bd7 14.Nd3 Kh8 15.a4 Nf4 16.Bxf4 exf4 17.Rc1 Bd4+ 18.Kh1 Be3 19.Rc2 fxe4 20.fxe4 Ng8 21.Qa1 Qf6 22.Nb5 Bxb5 23.axb5 Qxa1 24.Rxa1 Nf6 25.Bf3 g5 26.h3 h5 27.e5 Bd4 28.Re1 g4 29.Nxf4 Rg8 30.exf6 gxf3 31.f7 fxg2+ 32.Rxg2 Rxg2 33.Kxg2 Be5 34.Ng6+ Kg7 35.f8Q+ Rxf8 36.Nxf8 Kxf8 37.Rf1+ Kg7 38.Kf3 Bc3 39.cxd6 cxd6 40.Rc1 Bxb4 41.Rc7+ Kf6 42.Rxb7 Bc5 43.Kf4 Bd4 44.Rd7 Be5+ 45.Ke4 Kg5 46.Rxa7 Bh2 47.b6 Bg1 48.Ra6 Bxb6 49.Rxb6 Kh4 50.Rxd6 Kxh3 51.Rh6 h4 52.d6 Kg4 53.d7 Kg5 54.Rh8 h3 55.d8Q+ Kg6 56.Qf8 h2 57.Rh6+ Kg5 58.Qf4# 1-0

Berikut adalah partai pecatur wanita kita MIW Maria Lucia Ratna Sulistya (asal Jatim) ketika menundukkan salah satu pecatur terkuat di dunia saat ini GM Antoaneta Stefanova. Simak partainya...

Stefanova,Antoaneta (2140) - Sulistya,Maria Lucia Ratna (2070) [A46]
Manila ol women Manila PHI, 1992
1.d4 Nf6 2.Nf3 e6 3.Bg5 c5 4.e3 cxd4 5.exd4 Qb6 6.Qc1 Ne4 7.Bf4 Nc6 8.c3 f6 9.Bd3 d5 10.0-0 g5 11.Be3 Qc7 12.Bxe4 dxe4 13.Nfd2 f5 14.Bxg5 Rg8 15.Be3 f4 16.Nxe4 Qg7 17.g3 fxe3 18.Qxe3 Be7 19.Nbd2 Bd7 20.d5 exd5 21.Nd6+ Kd8 22.Nxb7+ Kc7 23.Nc5 Bg5 24.f4 Rae8 25.Na6+ Kc8 26.Qd3 Bd8 27.c4 Qd4+ 28.Qxd4 Nxd4 29.Rfe1 Rxe1+ 30.Rxe1 dxc4 31.Nxc4 Rg6 32.Rd1 Ne2+ 33.Kf2 Rxa6 34.Rd2 Nxf4 35.gxf4 Bh4+ 36.Kf3 Rxa2 37.Ne5 Bf5 38.Nc4 Kc7 39.Ne3 Bc8 40.Nd5+ Kb7 41.Nc3 Be1 0-1

Dan ini partainya Irene ketika ikut kejuaraan Asia kelompok umur 10 tahun...

Shreen,Farhana - Sukandar,Irene Kharisma [C54]
ASEAN Ch U10 Girls 2nd Kuala Lumpur MAS (6), 2001
1.e4 e5 2.Nf3 Nc6 3.Bc4 Bc5 4.c3 Nf6 5.d4 exd4 6.cxd4 Bb4+ 7.Nc3 0-0 8.0-0 Bxc3 9.bxc3 Nxe4 10.Qb3 Na5 11.Qc2 Nxc4 12.Qxe4 d5 13.Qe2 Re8 14.Qd1 Bg4 15.h3 Bh5 16.Qd3 h6 17.Nd2 Be2 18.Qg3 Bxf1 19.Kxf1 Qe7 20.f3 Nxd2+ 21.Bxd2 Qe2+ 22.Kg1 Qxd2 23.Qxc7 Re1+ 24.Rxe1 Qxe1+ 25.Kh2 Qb1 26.Qd7 Qxa2 27.Qxb7 Re8 28.Kg3 g6 29.Qc6 Re2 30.Kf4 Qd2+ 0-1

Semoga di masa mendatang para pecatur yunior kita dapat mengejar ketertinggalannya dengan negara-negara lain.

Ini tentu bukan hanya PR (Pekerjaan Rumah) bagi Percasi saja, tetapi PR kita semua. Setuju nggak nih?


GENS UNA SUMUS.

 
  • ©Blog Komputer Catur 2007-2017, allright reserved.