SUARA HATI INSAN CATUR

KLIK "Baca selengkapnya >>" di sebelah kiri bawah setiap postingan, untuk melihat isi postingan tersebut secara lengkap!

Kamis, 02 April 2026

Review PERCASI Invitation Match 2026 Senior vs Young Stars Di Bandung

Review Turnamen Catur Nasional: PERCASI Invitation Match 2026 Senior vs Young Stars — Bandung

Ketika Gelombang Baru Muda Indonesia Menantang Benteng Kokoh Para Senior


Pendahuluan

Dunia catur Indonesia menyaksikan sebuah peristiwa bersejarah dan penuh makna pada penghujung Maret 2026. PERCASI Invitation Match 2026 Senior vs Young Stars Chess Tournament digelar di Hotel Mewangi, Bandung, Jawa Barat, dari tanggal 25 hingga 31 Maret 2026. Turnamen yang berlangsung selama sepekan penuh ini mempertemukan 12 pecatur senior berpengalaman melawan 12 pecatur muda (yunior) berbakat dalam format pertandingan tim Scheveningen selama 12 babak, menghasilkan total 144 partai catur yang sarat drama, perjuangan, dan pembelajaran.

Acara ini bukan sekadar turnamen biasa. Ia merupakan kegiatan pemungkas di masa kepengurusan PB Percasi periode 2022–2026 yang dipimpin oleh GM Utut Adianto, legenda catur Indonesia yang telah mengabdikan dirinya selama puluhan tahun untuk kemajuan percaturan Tanah Air. Lebih dari itu, turnamen ini merupakan cerminan nyata dari proses regenerasi dalam catur Indonesia — sebuah momen ketika para pecatur muda diuji keberaniannya untuk berhadapan langsung dengan para maestro senior yang telah kenyang pengalaman di kancah nasional maupun internasional.

Hasil akhir turnamen menunjukkan sinyal yang sangat menggembirakan bagi masa depan catur Indonesia: Tim Young Stars keluar sebagai pemenang dengan catatan menang 6 babak, seri 3 babak, dan kalah 3 babak, mengungguli Tim Senior dalam perolehan match points 15–9 dan total poin individu 78–66.

Foto: Dari Humas PB Percasi


[ KLIK TANDA PANAH KIRI pada kata "Round" untuk melihat Games di Babak Lainnya, ada 12 (dua belas Babak semua lengkapnya) dalam turnamen ini ]

Latar Belakang dan Tujuan Turnamen

Inisiatif dari GM Susanto Megaranto

Ide penyelenggaraan turnamen ini lahir dari pemikiran GM Susanto Megaranto, Grandmaster Indonesia terkemuka yang saat ini berperan sebagai pelatih utama di program Pelatnas The Dream Team Reborn. Bersama IM Tirta Chandra sebagai rekan pelatih, GM Susanto selama ini telah secara intensif membekali para pecatur muda Indonesia dengan berbagai ilmu catur — mulai dari pembukaan, strategi tengah permainan, hingga teknik endgame. Namun, satu hal yang masih kurang adalah kesempatan uji coba bertanding melawan lawan-lawan yang benar-benar mumpuni.

"Turnamen ini sebenarnya diinisiasi oleh GM Susanto Megaranto, untuk sarana latih tanding. Karena kalau hanya terus berlatih tanpa ada bertanding jadi tidak maksimal hasilnya," — GM Utut Adianto, Ketua Umum PB Percasi.

Pembinaan dan Pengembangan Pecatur Muda

Tujuan utama turnamen ini adalah pembinaan, khususnya bagi para pemain muda yang tergabung dalam Pelatnas The Dream Team Reborn. Para pecatur masa depan Indonesia ini selama ini telah digembleng dalam program latihan di Sekolah Catur Utut Adianto (SCUA) Bekasi, dan kualitas mereka dari segi strategi permainan telah mengalami banyak kemajuan. Namun, kemajuan di ruang latihan perlu divalidasi di meja pertandingan yang sesungguhnya.

"Di turnamen ini, mereka bisa menimba ilmu dari para senior yang hebat pada masanya. Ini jadi kesempatan bagi mereka untuk mempraktikkan semua yang telah dipelajari di Pelatnas," — GM Utut Adianto.

"Kompetisi bagi pecatur muda anggota The Dream Team Reborn sangat penting untuk menguatkan mental bertanding mereka," — Ir. Eka Putra Wirya, Dewan Pembina PB Percasi.

Seleksi untuk Kejuaraan Dunia Senior

Turnamen ini juga mengemban misi ganda. Bagi para pecatur senior, turnamen ini berfungsi sebagai ajang seleksi: tiga peringkat teratas di kategori senior akan dikirim mewakili Indonesia dalam Kejuaraan Dunia Senior di Vrnjačka Banja, Serbia (bekas Yugoslavia). Dengan demikian, motivasi bertanding bagi para senior pun sangat tinggi — bukan hanya soal kehormatan, tetapi juga soal tiket ke panggung dunia.

Warisan Terakhir Kepengurusan GM Utut Adianto

Turnamen ini menjadi simbol penutup yang bermakna bagi kepengurusan PB Percasi 2022–2026 di bawah kepemimpinan GM Utut Adianto. Di akhir masa jabatannya, sang Grandmaster legendaris ini memastikan bahwa pecatur senior maupun yunior tetap mendapat perhatian khusus dan diberi ruang untuk terus membuahkan prestasi.


Format Turnamen: Sistem Scheveningen 12 Babak

Turnamen ini menggunakan sistem Scheveningen (Scheveningen System), sebuah format klasik yang lazim digunakan dalam pertandingan tim antar-generasi. Dalam sistem ini, setiap pemain dari satu tim bermain melawan setiap pemain dari tim lawan tepat satu kali. Dengan masing-masing tim terdiri dari 12 pemain, maka setiap peserta memainkan 12 partai (satu melawan setiap lawan dari tim seberang) selama turnamen berlangsung.

Mekanisme pemasangan (pairing): Dalam setiap babak, 12 papan pertandingan berlangsung secara simultan. Pada Babak 1, Papan 1 Tim Young Stars bertemu Papan 1 Tim Senior, Papan 2 bertemu Papan 2, dan seterusnya. Pada babak-babak berikutnya, terjadi rotasi geser (shift) satu posisi ke atas pada sisi tim senior, sehingga setiap pemain yunior secara bergiliran menghadapi seluruh pemain senior.

Penentuan pemenang babak: Setiap babak menghasilkan total 12 poin (dari 12 papan, masing-masing bernilai 1 poin). Tim yang mengumpulkan lebih dari 6 poin dalam satu babak memenangkan babak tersebut. Skor 6–6 berarti seri.

Perolehan match points: Menang babak = 2 match points, seri = masing-masing 1 match point, kalah = 0. Total 12 babak menghasilkan 24 match points yang diperebutkan.

Hadiah dan Penghargaan

Meskipun turnamen ini bersifat intimate (skala kecil dan terbatas undangan), PB Percasi tetap menyediakan total hadiah sebesar Rp 76.000.000 untuk 24 peserta — yang berarti semua peserta yang bertanding mendapatkan hadiah. Sebuah bentuk apresiasi yang patut diacungi jempol.


Profil Para Peserta

Tim Young Stars (Rating Rata-rata FIDE: 2072 / Nasional: 2091)

Tim Young Stars terdiri dari 12 pecatur muda berbakat yang merupakan anggota Pelatnas The Dream Team Reborn. Berikut susunan tim berdasarkan urutan papan:

PapanGelarNamaRtg FIDERtg Nasional
1FMFabian Glen Mariano23832438
2IMNayaka Budhidharma23502351
3WIMShafira Devi Herfesa20512237
4WIMLaysa Latifah21892163
5Kenny Horasino Bach20892094
6Arjuna Satria Pamungkas19162074
7WCMClementia Adeline18572059
8I Kadek Dhanvant Keene Anggaswara20672006
9Veronica Jefany Sheryl Kichi Makalew16891963
10Banyu Wiguno Wening16881919
11AFMZach Alexander Tjong16761793
12Claretta Nathania Handoko15121763

Tim ini diperkuat oleh dua pemain bergelar internasional di papan teratas: FM Fabian Glen Mariano (rating FIDE tertinggi di seluruh turnamen: 2383) dan IM Nayaka Budhidharma (2350). Dua pecatur putri bergelar WIM — Shafira Devi Herfesa dan Laysa Latifah — menempati papan 3 dan 4. Di papan-papan bawah, terdapat beberapa pemain muda yang ratingnya masih dalam tahap pengembangan, menunjukkan bahwa tim ini memiliki rentang kekuatan yang cukup lebar — dari level FM/IM hingga pemain yang masih berkembang.

Tim Senior (Rating Rata-rata FIDE: 2164 / Nasional: 2164)

Tim Senior terdiri dari 12 pecatur berpengalaman yang telah lama berkiprah di dunia catur Indonesia:

PapanGelarNamaRtg FIDERtg Nasional
1FMHamdani Rudin21982297
2FMCecep Kosasih23182282
3IMDanny Yuswanto22842272
4IMRonny Gunawan21712221
5IMMuhammad Ivan Situru21852189
6FMSyarif Mahmud20892178
7IMIrwanto Sadikin20982168
8NMSudung Ronny19672122
9NMJoni Jurmansah20262112
10FMHanny Marentek19812072
11NMHasian Panggabean18762047
12NMTommy Supriyanto19402003

Tim Senior memiliki kekuatan merata yang lebih solid dengan rata-rata rating lebih tinggi (2164 vs 2072). Diperkuat oleh tiga International Master — IM Danny YuswantoIM Ronny GunawanIM Muhammad Ivan Situru, dan IM Irwanto Sadikin — serta beberapa FIDE Master dan Master Nasional yang telah kenyang pengalaman pertandingan. FM Cecep Kosasih (FIDE 2318) merupakan pemain senior dengan rating FIDE tertinggi di timnya.

Selisih rating rata-rata antara kedua tim adalah sekitar 92 poin Elo yang menguntungkan Tim Senior — sebuah perbedaan yang secara statistik cukup signifikan dan menjadikan kemenangan Tim Young Stars di akhir turnamen semakin mengesankan.


Perjalanan Turnamen: Ulasan Babak demi Babak

Berikut adalah ulasan rinci dari 12 babak pertandingan yang berlangsung selama sepekan penuh di Hotel Mewangi, Bandung.


Babak 1: Perkenalan Hati-hati — Skor 6–6 (Seri)

Babak pembuka berlangsung dengan nuansa saling jajak kekuatan. Dalam babak ini, setiap pemain Young Stars berhadapan dengan lawan se-papan dari Tim Senior (Papan 1 vs Papan 1, dst.).

Hasil selengkapnya Babak 1:

  • Papan 1: FM Fabian Glen Mariano ½–½ FM Hamdani Rudin — Partai di papan utama berakhir remis, kedua pemain saling menghormati.
  • Papan 2: IM Nayaka Budhidharma 1–0 FM Cecep Kosasih — Nayaka langsung menunjukkan taringnya dengan mengalahkan Cecep yang berrating FIDE 2318!
  • Papan 3: WIM Shafira Devi Herfesa 1–0 IM Danny Yuswanto — Kejutan besar! Shafira mengalahkan seorang IM berpengalaman.
  • Papan 4: WIM Laysa Latifah 1–0 IM Ronny Gunawan — Kemenangan impresif melawan seorang IM.
  • Papan 5: Kenny Horasino Bach ½–½ IM Muhammad Ivan Situru — Remis terhormat.
  • Papan 6: Arjuna Satria Pamungkas ½–½ FM Syarif Mahmud — Imbang.
  • Papan 7: WCM Clementia Adeline 1–0 IM Irwanto Sadikin — Kemenangan mengejutkan!
  • Papan 8: I Kadek Dhanvant Keene A. ½–½ NM Sudung Ronny — Remis.
  • Papan 9: Veronica Jefany S.K. Makalew 0–1 NM Joni Jurmansah — Senior menang.
  • Papan 10: Banyu Wiguno Wening 0–1 FM Hanny Marentek — Senior menang.
  • Papan 11: AFM Zach Alexander Tjong 0–1 NM Hasian Panggabean — Senior menang.
  • Papan 12: Claretta Nathania Handoko 0–1 NM Tommy Supriyanto — Senior menang.

Catatan: Pola yang langsung terlihat sejak babak pertama — empat papan teratas Young Stars mendominasi (3,5/4), sementara empat papan terbawah Young Stars terpuruk (0/4). Papan tengah menjadi medan pertempuran yang imbang. Skor akhir babak: 6–6, seri.


Babak 2: Masih Seimbang — Skor 6–6 (Seri)

Rotasi Scheveningen menggeser pasangan: pemain Young Stars kini menghadapi senior satu papan di atasnya.

Sorotan utama:

  • IM Nayaka melanjutkan tren positif dengan kembali menang (kali ini melawan IM Danny Yuswanto).
  • FM Fabian meraih kemenangan pertamanya (melawan FM Cecep Kosasih).
  • WIM Shafira konsisten menang (melawan IM Ronny Gunawan).
  • IM Irwanto Sadikin bangkit dengan kemenangan setelah kalah di babak 1.
  • Papan-papan bawah Young Stars masih berjuang keras, dengan beberapa remis diraih oleh Veronica, Zach, dan Clementia.

Skor: Young Stars 6 – Senior 6. Dua babak telah berlalu, dan pertandingan masih sangat imbang. Akumulasi match points: 2–2.



Babak 3: Young Stars Mulai Bangkit — Skor 8–4 (Young Stars Menang)

Babak ketiga menjadi titik balik pertama dalam turnamen ini. Tim Young Stars menunjukkan kekuatan kolektif yang mulai terkonsolidasi.

Sorotan utama:

  • Tiga papan teratas Young Stars menyapu bersih: Fabian, Nayaka, dan Shafira sama-sama menang — masing-masing mengalahkan IM Danny Yuswanto, IM Ronny Gunawan, dan IM Ivan Situru.
  • Arjuna, Clementia, dan I Kadek turut menyumbang kemenangan di papan tengah.
  • Hanya FM Hamdani Rudin dan FM Cecep Kosasih yang mampu menyumbang poin penuh bagi Tim Senior.

Skor: Young Stars 8 – Senior 4. Kemenangan meyakinkan! Akumulasi match points: 4–2 untuk Young Stars.


Babak 4: Dominasi Berlanjut — Skor 8,5–3,5 (Young Stars Menang)

Babak keempat menjadi babak terbaik Tim Young Stars sepanjang turnamen. Dengan skor 8,5–3,5, mereka hampir menyapu bersih seluruh papan.

Sorotan utama:

  • IM Nayaka melanjutkan catatan sempurnanya — 4 partai, 4 kemenangan!
  • Delapan dari 12 pemain Young Stars meraih poin (6 menang, 4 remis). Hanya Veronica dan Claretta yang kesulitan.
  • FM Fabian, WIM Shafira, Kenny, Arjuna, dan WCM Clementia semuanya menang.
  • Di sisi Senior, hanya IM Danny Yuswanto yang mampu meraih kemenangan penuh di babak ini.

Skor: Young Stars 8,5 – Senior 3,5. Dominasi total. Akumulasi match points: 6–2.



Babak 5: Tekanan Tak Kendur — Skor 7,5–4,5 (Young Stars Menang)

Momentum Tim Young Stars tidak surut memasuki babak kelima.

Sorotan utama:

  • IM Nayaka kembali menang (5/5) — ia bermain seperti mesin yang tak terhentikan!
  • WIM Shafira, WIM Laysa, Kenny, Arjuna, WCM Clementia, dan I Kadek turut menyumbang poin.
  • Di sisi Senior, IM Danny Yuswanto, IM Ivan Situru, dan FM Hamdani Rudin berusaha menahan laju, namun tidak cukup untuk membalik keadaan.
  • Babak ini ditandai oleh beberapa partai remis di papan tengah yang menunjukkan perjuangan keras kedua kubu.

Skor: Young Stars 7,5 – Senior 4,5. Empat kemenangan beruntun bagi Tim Young Stars! Akumulasi match points: 8–2.


Babak 6: Gelombang Emas Kelima — Skor 7–5 (Young Stars Menang)

Babak keenam melanjutkan hegemoni Tim Young Stars, meskipun margin kemenangan mulai menyempit.

Sorotan utama:

  • IM Nayaka lagi-lagi menang — 6 dari 6 partai! Performanya nyaris tak tertandingi.
  • FM Fabian, WIM Shafira, WIM Laysa, Kenny, dan WCM Clementia turut menang.
  • Tim Senior mulai menunjukkan tanda-tanda perlawanan yang lebih terorganisir, dengan FM Syarif Mahmud, IM Ronny Gunawan, dan beberapa pemain lain meraih poin penting.

Skor: Young Stars 7 – Senior 5. Lima kemenangan beruntun! Akumulasi match points: 10–2. Tim Young Stars sudah unggul sangat jauh.



Babak 7: Serangan Balik Para Senior! — Skor 4–8 (Senior Menang)

Babak ketujuh menjadi momen kebangkitan Tim Senior yang paling dramatis dalam seluruh turnamen. Setelah lima kekalahan beruntun, para senior bangkit dengan penuh determinasi.

Sorotan utama:

  • Tim Senior memenangkan 6 papan dan meraih 2 remis, hanya menyerahkan 2 kemenangan kepada Young Stars.
  • IM Irwanto Sadikin mengalahkan FM Fabian Glen Mariano — kemenangan prestisius melawan pecatur berrating FIDE tertinggi di turnamen!
  • NM Joni Jurmansah mengalahkan WIM Shafira Devi Herfesa.
  • FM Cecep Kosasih, IM Ronny Gunawan, IM Ivan Situru, dan FM Syarif Mahmud turut menyumbang kemenangan.
  • Hanya IM Nayaka (yang mengalahkan NM Sudung Ronny) dan Kenny Horasino Bach (yang mengalahkan NM Hasian Panggabean) yang mampu membawa poin kemenangan bagi Tim Young Stars.
  • WCM Clementia berhasil menahan FM Hamdani Rudin imbang — sebuah pencapaian terhormat.

Skor: Young Stars 4 – Senior 8. Kemenangan telak Tim Senior! Babak ini menunjukkan bahwa pengalaman dan keuletan para senior tidak boleh dipandang sebelah mata. Akumulasi match points: 10–4.


Babak 8: Kembali ke Titik Keseimbangan — Skor 6–6 (Seri)

Setelah guncangan di babak 7, babak kedelapan menjadi babak yang sangat ketat dan penuh ketegangan.

Sorotan utama:

  • IM Nayaka kembali ke jalur kemenangan (8/8!), menunjukkan bahwa konsistensinya sulit digoyahkan.
  • FM Fabian, WIM Shafira, dan WIM Laysa turut menang di papan atas.
  • I Kadek Dhanvant juga meraih kemenangan penting.
  • Namun Tim Senior memberikan perlawanan sengit di papan-papan tengah dan bawah. FM Syarif Mahmud dan NM Tommy Supriyanto meraih kemenangan, sementara beberapa partai lain berakhir remis.
  • Kenny Horasino Bach menelan kekalahan pertamanya dalam beberapa babak terakhir.

Skor: Young Stars 6 – Senior 6. Seimbang. Akumulasi match points: 11–5.



Babak 9: Young Stars Kembali Memimpin — Skor 7,5–4,5 (Young Stars Menang)

Setelah dua babak tanpa kemenangan (kalah di babak 7, seri di babak 8), Tim Young Stars kembali menunjukkan dominasinya.

Sorotan utama:

  • IM Nayaka mencatat kemenangan ke-9 dari 9 partai yang dimainkan — rekor yang luar biasa!
  • FM Fabian, WIM Laysa, Kenny, WCM Clementia, dan I Kadek turut menang.
  • WIM Shafira mengalami kekalahan kedua dalam turnamen ini.
  • Di sisi Senior, hanya NM Sudung Ronny dan NM Hasian Panggabean yang meraih kemenangan, ditambah beberapa remis.

Skor: Young Stars 7,5 – Senior 4,5. Akumulasi match points: 13–5.


Babak 10: Satu Langkah Lagi — Skor 6,5–5,5 (Young Stars Menang)

Babak kesepuluh berlangsung sangat ketat, dengan margin kemenangan Tim Young Stars hanya setengah poin.

Sorotan utama:

  • IM Nayaka untuk pertama kalinya "hanya" meraih remis, bermain imbang melawan FM Hanny Marentek. Setelah 9 kemenangan beruntun, akhirnya Nayaka tertahan!
  • FM Fabian juga hanya meraih remis.
  • Kemenangan penting disumbang oleh WIM Shafira, Kenny, Arjuna, dan I Kadek.
  • Di pihak Senior, IM Ronny Gunawan dan FM Syarif Mahmud meraih kemenangan, sementara IM Irwanto Sadikin dan FM Hanny Marentek menyumbang remis penting.

Skor: Young Stars 6,5 – Senior 5,5. Kemenangan tipis! Akumulasi match points: 15–5.



Babak 11: Senior Bangkit Lagi — Skor 5,5–6,5 (Senior Menang)

Dua babak terakhir menjadi milik Tim Senior. Babak 11 menjadi kemenangan kedua Tim Senior dalam turnamen ini.

Sorotan utama:

  • Empat papan teratas Young Stars tetap perkasa: FM Fabian, IM Nayaka, WIM Shafira, dan WIM Laysa semuanya menang! (4/4 untuk papan atas.)
  • Namun, delapan papan sisanya hanya menghasilkan 1,5 poin bagi Young Stars — artinya para senior mendominasi papan tengah dan bawah.
  • FM Hamdani Rudin mencatat kekalahan di babak ini (kalah dari FM Fabian), tetapi kontribusi dari IM Irwanto Sadikin, IM Ronny Gunawan, FM Hanny Marentek, NM Joni Jurmansah, dan FM Syarif Mahmud lebih dari cukup untuk memenangkan babak.

Skor: Young Stars 5,5 – Senior 6,5. Akumulasi match points: 15–7.



Babak 12: Penutup Dramatis — Skor 5,5–6,5 (Senior Menang)

Babak terakhir menjadi penutup yang penuh drama dan emosi. Tim Senior menutup turnamen dengan kemenangan kedua berturut-turut.

Sorotan utama babak final:

  • 🔥 Duel terpenting: IM Nayaka Budhidharma (Young Stars, Papan 2) melawan FM Hamdani Rudin (Senior, Papan 1). Setelah 10 kemenangan dan 1 remis dalam 11 babak sebelumnya, Nayaka akhirnya menelan kekalahan pertamanya di tangan Hamdani! FM Hamdani Rudin, dengan pengalaman dan ketenangan khasnya, berhasil menghentikan winning streak yang luar biasa. Sebuah pernyataan bahwa pengalaman tak lekang oleh waktu.

  • FM Fabian Glen Mariano menutup turnamen dengan kemenangan melawan NM Tommy Supriyanto — sebuah akhir yang manis.

  • WIM Shafira Devi Herfesa juga menang dalam partai terakhirnya (melawan FM Cecep Kosasih), mengamankan posisinya di peringkat dua keseluruhan.

  • WIM Laysa Latifah mengalami kekalahan di babak terakhir (kalah dari IM Danny Yuswanto), membuatnya harus puas dengan 9 poin.

  • Banyu Wiguno Wening meraih kemenangan pertamanya (!) dalam turnamen ini di babak terakhir, mengalahkan NM Joni Jurmansah — sebuah momen indah untuk menutup perjuangannya.

  • Di sisi senior, IM Danny Yuswanto, IM Irwanto Sadikin, dan FM Syarif Mahmud turut menang, menyumbang poin krusial bagi kemenangan babak terakhir Tim Senior.

Skor: Young Stars 5,5 – Senior 6,5. Akumulasi match points akhir: 15–9 untuk Tim Young Stars.


Rekapitulasi Skor Babak demi Babak

BabakYoung StarsSeniorHasil Babak
166Seri
266Seri
384YS Menang
48,53,5YS Menang
57,54,5YS Menang
675YS Menang
748Sr Menang
866Seri
97,54,5YS Menang
106,55,5YS Menang
115,56,5Sr Menang
125,56,5Sr Menang
Total7866YS: 6M, 3S, 3K

Match Points: Young Stars 15 – Senior 9


Foto: Dari Humas PB Percasi

Klasemen Akhir dan Para Juara

🏆 Klasemen Keseluruhan Tim Young Stars

PeringkatGelarNamaRtg FIDEPoinKeterangan
1IMNayaka Budhidharma235010,5/12🥇 Juara 1 Keseluruhan
2WIMShafira Devi Herfesa20519,5/12🥈 Juara 2 Keseluruhan
3FMFabian Glen Mariano23839,5/12🥉 Juara 3 Keseluruhan
4WIMLaysa Latifah21899/12
5Kenny Horasino Bach20898/12
6I Kadek Dhanvant Keene A.20677,5/12
7Arjuna Satria Pamungkas19167/12
7WCMClementia Adeline18577/12
9Banyu Wiguno Wening16883/12
10Veronica Jefany S.K. Makalew16892,5/12
10AFMZach Alexander Tjong16762,5/12
12Claretta Nathania Handoko15122/12
Foto: Dari Humas PB Percasi

🏆 Klasemen Keseluruhan Tim Senior

PeringkatGelarNamaRtg FIDEPoinKeterangan
1FMHamdani Rudin21987/12🥇 Juara 1 Senior → Wakil Indonesia ke Kejuaraan Dunia Senior
2FMSyarif Mahmud20897/12🥈 Juara 2 Senior → Wakil Indonesia ke Kejuaraan Dunia Senior
3IMMuhammad Ivan Situru21857/12🥉 Juara 3 Senior → Wakil Indonesia ke Kejuaraan Dunia Senior
4IMIrwanto Sadikin20986,5/12
5FMCecep Kosasih23186/12
5IMRonny Gunawan21716/12
7NMHasian Panggabean18765,5/12
8IMDanny Yuswanto22845/12
9NMJoni Jurmansah20264,5/12
10FMHanny Marentek19814/12
10NMTommy Supriyanto19404/12
12NMSudung Ronny19673,5/12

Sorotan Performa Individu

⭐ IM Nayaka Budhidharma — "The Unstoppable Force" (10,5/12)

Performa IM Nayaka Budhidharma adalah cerita paling memukau dari seluruh turnamen ini. Dengan skor 10,5 dari 12 partai — artinya 10 kemenangan, 1 remis, dan hanya 1 kekalahan — ia bermain nyaris sempurna. Nayaka memulai turnamen dengan 9 kemenangan beruntun yang menghancurkan setiap lawan senior yang menghalanginya. Baru di babak 10, ia tertahan remis oleh FM Hanny Marentek, sebelum kembali menang di babak 11 dan akhirnya menyerah di babak terakhir melawan FM Hamdani Rudin.

GM Susanto Megaranto, pelatihnya di Pelatnas The Dream Team Reborn, memberikan komentar yang sangat tepat:

"Nayaka belakangan ini semakin matang. Ia bermain lebih sabar, tidak mau cepat menang, sehingga langkah-langkahnya semakin terarah dan fokus."

Performa Nayaka dengan performance rating yang jauh melampaui ratingnya menunjukkan bahwa ia berada dalam fase pertumbuhan pesat dan sangat berpotensi untuk meraih norma dan gelar yang lebih tinggi di masa mendatang. Kesabaran dalam permainan, kedalaman kalkulasi, dan mental juara yang matang menjadi ciri khas permainannya sepanjang turnamen.

⭐ WIM Shafira Devi Herfesa — Kejutan Manis di Peringkat Dua (9,5/12)

WIM Shafira Devi Herfesa mencetak salah satu pencapaian paling mengesankan di turnamen ini. Dengan rating FIDE "hanya" 2051 — jauh di bawah kebanyakan lawan seniornya — ia berhasil meraih 9,5 poin dari 12 partai (9 kemenangan, 1 remis, 2 kekalahan), menempatkannya di peringkat kedua keseluruhan dan mengungguli FM Fabian Glen Mariano yang berrating jauh lebih tinggi (2383 FIDE) melalui tiebreak.

Shafira mengalahkan sejumlah pecatur senior bertitle IM dan FM dengan permainan yang matang dan penuh percaya diri. Performanya merupakan bukti nyata bahwa pecatur putri Indonesia memiliki potensi besar untuk bersaing di level tertinggi.

⭐ FM Fabian Glen Mariano — Konsistensi Papan Pertama (9,5/12)

Sebagai pemain berrating FIDE tertinggi di seluruh turnamen (2383), FM Fabian Glen Mariano menjalankan tugasnya dengan sangat baik di papan pertama Tim Young Stars. Dengan skor 9,5/12 (8 kemenangan, 3 remis, 1 kekalahan), ia menunjukkan kualitas seorang calon kuat peraih gelar internasional yang lebih tinggi.

Satu-satunya kekalahan Fabian terjadi di babak 7 — babak "comeback" Tim Senior — saat ia dikalahkan oleh IM Irwanto Sadikin yang bermain dengan sangat inspiratif.

⭐ WIM Laysa Latifah — Pilar Keempat yang Kokoh (9/12)

WIM Laysa Latifah tampil sebagai pilar kokoh di papan keempat dengan skor 9/12 (7 kemenangan, 4 remis, 1 kekalahan). Permainannya yang solid dan minim kesalahan menjadikannya salah satu kontributor utama kemenangan Tim Young Stars.

⭐ FM Hamdani Rudin — Pengawal Kehormatan Senior (7/12)

FM Hamdani Rudin menjadi juara pertama di kategori Senior dengan 7 poin. Prestasinya yang paling ikonik adalah mengalahkan IM Nayaka Budhidharma di babak terakhir — menghentikan mesin kemenangan yang sudah berjalan 10 partai. Kemenangan itu bukan sekadar poin; ia adalah pernyataan bahwa pengalaman adalah aset yang tak mudah tergantikan. Hamdani menunjukkan kelas seorang veteran: tenang, sabar, dan mematikan di saat yang tepat.

⭐ FM Syarif Mahmud & IM Muhammad Ivan Situru — Pejuang Tangguh (masing-masing 7/12)

FM Syarif Mahmud dan IM Muhammad Ivan Situru berbagi peringkat kedua dan ketiga Senior dengan skor identik 7/12. Keduanya menunjukkan ketangguhan luar biasa. FM Syarif Mahmud tampil konsisten sepanjang turnamen, sementara IM Ivan Situru — meskipun start lambat — bangkit kuat di paruh kedua dengan serangkaian kemenangan penting.

⭐ IM Irwanto Sadikin — Comeback Man (6,5/12)

IM Irwanto Sadikin memiliki perjalanan turnamen yang paling fluktuatif namun dramatis. Setelah start yang buruk (hanya 1,5 dari 5 babak pertama), ia bangkit luar biasa dengan meraih 5 poin dari 7 babak terakhir (4 kemenangan, 2 remis, 1 kekalahan), termasuk mengalahkan FM Fabian Glen Mariano di babak 7 yang menjadi pemicu kebangkitan Tim Senior.


Analisis dan Pelajaran dari Turnamen

1. Kekuatan di Papan Atas, Tantangan di Papan Bawah

Pola yang sangat jelas terlihat sepanjang turnamen: empat papan teratas Tim Young Stars (Fabian, Nayaka, Shafira, Laysa) merupakan kekuatan utama yang hampir tak terbendung, dengan total poin gabungan 38,5 dari 48 partai (persentase skor 80,2%!). Sebaliknya, empat papan terbawah (Veronica, Banyu, Zach, Claretta) hanya mengumpulkan 10 poin dari 48 partai (20,8%).

Ini menunjukkan bahwa masih ada kesenjangan kualitas yang signifikan dalam program Pelatnas. Para pemain yunior di papan bawah masih memerlukan waktu, latihan, dan pengalaman lebih banyak untuk bisa bersaing dengan para senior. Namun, eksposur seperti turnamen inilah yang akan mempercepat proses kematangan mereka.

2. Pengalaman vs Energi Muda

Tim Senior menunjukkan bahwa pengalaman bertanding adalah aset yang tak ternilai. Kemampuan mereka untuk bangkit setelah lima kekalahan beruntun (babak 3–6) dan memenangkan tiga babak terakhir (babak 7, 11, 12) menunjukkan ketahanan mental dan kemampuan adaptasi yang hanya diperoleh melalui ribuan jam di meja pertandingan.

Di sisi lain, Tim Young Stars menunjukkan bahwa energi, keberanian, dan kualitas teknis yang diasah melalui program Pelatnas modern mampu mengimbangi — bahkan mengalahkan — pengalaman panjang para senior.

3. Peran Program Pelatnas The Dream Team Reborn

Keberhasilan Tim Young Stars tidak lepas dari efektivitas program Pelatnas The Dream Team Reborn yang dilatih oleh GM Susanto Megaranto dan IM Tirta Chandra di Sekolah Catur Utut Adianto (SCUA) Bekasi. Program ini terbukti mampu menghasilkan pecatur-pecatur muda yang tidak hanya kuat secara teknis, tetapi juga memiliki mental bertanding yang tangguh. Performa Nayaka, Shafira, Fabian, dan Laysa adalah bukti nyatanya.

4. Regenerasi Catur Indonesia Berjalan di Jalur yang Benar

WaSekjen PB Percasi Nanang Pujalaksana, yang menutup turnamen secara resmi, menyampaikan hal yang mewakili semangat turnamen ini:

"Dari turnamen ini menunjukkan bahwa apa yang dilakukan PB Percasi sudah di track yang benar. Karena tim Young Stars yang terdiri dari para pemain Pelatnas The Dream Team sudah bisa mengungguli para seniornya."

Turnamen ini mencerminkan telah terjadinya proses regenerasi dalam catur Indonesia. Para pecatur muda tidak hanya menimba ilmu dari para pecatur senior, tetapi juga mampu mengimbangi bahkan mengalahkan mereka.


Dampak dan Signifikansi Turnamen

Tiket ke Kejuaraan Dunia Senior

Dengan keberhasilan meraih tiga peringkat teratas di kategori Senior, FM Hamdani Rudin, FM Syarif Mahmud, dan IM Muhammad Ivan Situru dipastikan akan mewakili Indonesia dalam Kejuaraan Dunia Senior di Vrnjačka Banja, Serbia. Semoga mereka dapat mengharumkan nama Indonesia di panggung internasional.

Motivasi bagi Generasi Muda

Bagi para pecatur muda Indonesia yang menyaksikan turnamen ini, performa Tim Young Stars — terutama IM Nayaka Budhidharma dengan 10,5/12 dan WIM Shafira Devi Herfesa dengan 9,5/12 — menjadi inspirasi bahwa kerja keras, dedikasi, dan pembinaan yang tepat dapat menghasilkan prestasi gemilang. Masa depan catur Indonesia ada di tangan mereka.

Broadcast dan Dokumentasi

Seluruh partai turnamen ini disiarkan secara langsung (live broadcast) melalui platform Lichess, memungkinkan penggemar catur di seluruh Indonesia — dan dunia — untuk menyaksikan aksi para pemain secara real-time. Hasil lengkap juga terdokumentasi di Chess-Results (chess-results.com), menjadikan turnamen ini sebuah acara yang tertata rapi dan transparan.

Instagram PB Percasi - Invitation Match 2026 Bandung

(Foto Galery dari Humas PB Percasi dan Buletin Turnamen Catur ini)

https://www.instagram.com/percasi.ina/p/DV4EM3JgWwf/
https://www.instagram.com/percasi.ina/p/DWVYcG-gCDt/
https://www.instagram.com/percasi.ina/p/DWYVfOwj83o/
https://www.instagram.com/percasi.ina/p/DWbk66lD34_/
https://www.instagram.com/percasi.ina/p/DWeW4Twj49_/
https://www.instagram.com/percasi.ina/p/DWiIY5-D0ma/
https://www.instagram.com/percasi.ina/p/DWkTOV4AZnj/

Chess-Results
https://s3.chess-results.com/tnr1374798.aspx?lan=26&art=1&SNode=S0

Complete Broadcast Games
https://lichess.org/broadcast/percasi-invitation-match-2026/round-12/xcFBHkyA#boards

Video Streaming SCUA TV

https://www.youtube.com/@SCUATV/videos

Penutup: Selangkah Demi Selangkah Menuju Masa Depan

PERCASI Invitation Match 2026 Senior vs Young Stars Chess Tournament di Bandung telah menjadi lebih dari sekadar turnamen catur. Ia adalah simbol regenerasijembatan antar-generasi, dan bukti komitmen PB Percasi dalam membangun catur Indonesia yang lebih kuat.

Para pecatur muda telah menunjukkan bahwa mereka siap untuk mengambil estafet dari para senior. IM Nayaka Budhidharma, WIM Shafira Devi Herfesa, FM Fabian Glen Mariano, WIM Laysa Latifah, dan rekan-rekan mereka di Pelatnas The Dream Team Reborn adalah bintang-bintang masa depan yang siap bersinar lebih terang di kancah nasional maupun internasional.

Sebaliknya, para senior — FM Hamdani Rudin, FM Syarif Mahmud, IM Ivan Situru, IM Irwanto Sadikin, dan yang lainnya — telah menunjukkan bahwa pengalaman adalah harta tak ternilai yang tetap relevan dan berbahaya di papan catur.

Sebagaimana disampaikan oleh Humas PB Percasi, Urry Kartopati:

"Dari PERCASI Invitation Match 2026 Senior vs Young Stars Chess Tournament, masa depan catur Indonesia mulai menunjukkan tanda-tanda yang menggembirakan. Selangkah demi selangkah, para junior mulai menunjukkan kemampuan mereka."

Di akhir era kepemimpinan GM Utut Adianto sebagai Ketua Umum PB Percasi, turnamen ini menjadi warisan yang bermakna — sebuah pesan bahwa pembinaan adalah investasi jangka panjang, dan hasilnya mulai terlihat dengan jelas.

Masa depan catur Indonesia cerah. Langkah demi langkah, bidak demi bidak, para bintang muda mulai menemukan jalannya. 🌟♟️



Selamat Sore. Gens Una Sumus,

HeDar.


Sumber data: Chess-Results.com, Press Release PB Percasi (Urry Kartopati, Humas PB Percasi), Instagram Official @percasi.ina, Lichess Broadcast, Channel Youtube SCUA TV.

Hasil lengkap turnamen dapat dilihat di:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

KLIK Postingan Lama untuk melihat postingan artikel catur sebelumnya, dan KLIK Postingan Lebih Baru untuk melihat artikel catur yang lebih baru, KLIK Beranda untuk ke Halaman Depan!

POSTINGAN MENARIK DALAM POSTINGAN LAMA

Mencari arsip catur...